jump to navigation

Kembali kepada kita-nya..! 28 April 2017

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , , ,
add a comment

Banyak di luar sana berbagai macam buku, pelatihan, seminar, talk-show dan lain sebagainya yang terkait dengan topik PEMBERDAYAAN DIRI, dengan berbagai macam nama, teknik maupun metode… Dengan berbagai macam iklan yang begitu menggoda, begitu sugestif, bahkan ada yang berani memberikan jaminan uang kembali, garansi total, bahkan tak jarang dengan memberikan bonus-bonus yang nilainya bisa mencapai sekian kali lipat dari biaya pelatihan-nya sendiri…

Bukan hal yang baru dan, menurut saya, cenderung bikin kita malah tambah bingung dst…

Mengapa?

Ya coba bayangkan saja, berapa banyak yang berhasil? Berapa banyak kemudian berubah perilakunya? Berapa banyak yang mengalami pencerahan? Berapa banyak yang kemudian kembali lagi ke perilaku lama, yang tidak memberdayakan? Berapa banyak yang kemudian hidupnya stagnan, tanpa perkembangan sama sekali, gitu-gitu saja? Berapa banyak yang semangat-nya kembali kendor? Berapa banyak yang sekedar mendapatkan “having fun” ikut pelatihan? dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa diajukan…

Intinya apa?

Karena jelas intinya PEMBERDAYAAN DIRI, dan tentu saja sumber aslinya ada di dalam diri kita masing-masing. Ini seperti yang pernah saya alami sekian puluh tahun yang lalu, beli buku-buku motivasi, ikut pelatihan2 motivasi dan pemberdayaan diri dan masih banyak lagi… Lantas apa yang saya peroleh…? Hampir nothing! Dan semoga ini tidak terjadi pada kehidupan Anda… semoga Anda selalu berlimpah kesehatan dan rejeki… aamiin…

(lebih…)

Iklan

Seminar dan Private 4 Langkah Dahsyat! Transformasi Diri 6 Juni 2014

Posted by agfi68 in bisnis, DUIT, ikhlas, mindset, pendidikan.
Tags: , , , , ,
add a comment

Sahabat-sahabatku yang luar biasa…

Dalam perjalanan kehidupan ini, mungkin kita pernah bertanya-tanya, atau mengalaminya…

  • Mengapa ada yang sudah berusaha keras, mati2an namun kesuksesan tak diraih?
  • Mengapa ada yang biasa-biasa saja, bahkan cenderung kelihatan malas, namun sukses selalu mudah diraih?
  • Mengapa mudah kehilangan motivasi? Susah mendapatkan semangat?
  • Mengapa kesulitan mendapatkan solusi berbagai masalah kehidupan?
  • Mengapa lebih mudah kehilangan harapan?
  • Mengapa merasa kurang atau bahkan tidak beruntung selama ini?
  • Mengapa?

Kita sangat berkepentingan mengetahui mengapa hal-hal tersebut bisa terjadi, entah mengalaminya sendiri, atau dalam kapasitas sebagai pengamat perilaku manusia… Kita tentu juga ingin berubah untuk menjadi lebih baik, namun kesulitas bagaimana memulainya… nah dalam inhouse seminar ini, Insya Allah, kita akan belajar tentang…

  • Bagaimana meningkatkan motivasi, produktivitas dan kemampuan diri…
  • Bagaimana meningkatkan gairah dan optimisme dalam menjalani karir dan kehidupan…
  • Bagaimana meningkatkan kualitas sikap dan perilaku terhadap diri sendiri dan orang lain…
  • Bagaimana meningkatkan kemampuan dalam mengelola / mengendalikan pikiran dan emosi…
  • Mengapa kebanyakan orang mengalami demotivasi dan mengetahui secara tepat penyebabnya…
  • Bagaimana mendapatkan solusi segala permasalahan kehidupan…
  • Memahami kekuatan pikiran bawah sadar yang luar biasa dan bagaimana memanfaatkannya…
  • Memahami 4 Langkah dahsyat (Doa, Usaha, Ikhlas dan Tawakal disingkat DUIT) dalam mentransformasi diri menjadi pribadi luar biasa secara internal maupun eksternal, sukses secara holistik…
    • Bagaimana memahami dan menggunakan kekuatan The Prayer (DOA);
    • Bagaimana memahami dan melakukan Tindakan Terilhami (USAHA TERINSPIRASI);
    • Bagaimana memahami dan menjadi orang yang bersikap IKHLAS dan ber-SYUKUR;
    • Memahami dengan cara ber-TAWAKAL atau ber-SERAH DIRI dapat memudahkan jalan mewujudkan impian dan cita-cita;
  • Meningkatkan pemahaman ilmiah tentang prinsip alam semesta dan bagaimana hubungannya dengan sikap ikhlas, pasrah, mau memberi, melayani sepenuh hati, membantu orang lain dan mentalitas berkelimpahan…
  • Dan masih banyak lagi lainnya…

Catatan dan ketentuan penyelenggara (EO, pihak pengundang)

  • Seminar berlangsung selama 2-3 jam untuk UMUM dan sekitar 8 jam untuk PRIVATE (4 sesi, @ 2 jam, maks 6 orang);
  • EO menyediakan ruangan yang representatif sesuai dengan jumlah peserta;
  • EO menyediakan sistem suara / audio system yang memadai baik untuk penyampaian materi, video dan musik;
  • EO menyediakan LCD viewer untuk membantu tayangan selama seminar;
  • EO menyediakan konsumsi, khususnya yang PRIVATE (termasuk makan siang dan lain-lain)
  • Untuk biaya/honor pembicara undangan UMUM maupun PRIVATE silahkan hub IBU ANJAR dengan email ke anjar_agfi@yahoo.com;

agfianto 2014

Biodata pembicara seminar

Dr. Agfianto Eko Putra, Cert. of Neo NLP Pract., CTC adalah seorang Dosen sekaligus Ketua Program Studi Elektronika dan Instrumentasi (atau yang terkenal dengan sebutan ELINS) periode 2011-2015. Beliau juga seorang penulis lebih dari 8 buah buku (ebook) yang salah satunya adalah sebuah buku motivasi dan sisanya merupakan buku-buku best seller dalam bidang Mikrokontroler, PLC dan Robotika serta masih terus berkarya hingga sekarang. Dilahirkan pada tahun 1968 dari seorang ayah fotografer (juga suka elektronika) dan sang ibu yang jago masak (saat ini memiliki usaha catering di Yogyakarta). Beliau telah berkecimpung dalam dunia elektronika, instrumentasi dan pengolahan sinyal serta motivasi pengembangan diri lebih dari 15 tahun. Salah satu buku motivasi beliau yang best seller adalah “Pasti Ada Hikmahnya…” terbitan Gava Media Yogyakarta (langsung pesan klik disini, terima kasih)

Beliau bisa dihubungi melalui agfi68@gmail.com.

Belajar kehidupan dari pohon pir dari masa ke masa… 15 Februari 2012

Posted by agfi68 in ikhlas, mindset, pendidikan.
Tags: , ,
add a comment

Suatu hari seorang ayah menyuruh anak2nya ke hutan melihat sebuah pohon pir di waktu yg berbeda. Anak pertama disuruhnya pergi pada musim DINGIN, anak ke 2 pada musim SEMI, anak ke 3 pada musim PANAS dan yg ke 4 pada musim GUGUR.

Anak pertama mendapati pohon pir itu tampak sangat jelek dan batangnya bengkok. Anak kedua mendapati pohon itu dipenuhi kuncup2 hijau yg menjanjikan. Anak ketiga mendapati pohon itu dipenuhi dgn bunga2 yg menebarkan bau yg harum. Anak keempat ia tdk setuju dgn saudaranya, ia berkata bhw pohon itu penuh dgn buah yg matang dan ranum.

Kemudian sang ayah berkata bhw kalian semua benar, hanya saja kalian melihat di waktu yg berbeda. Ayahnya berpesan: “Mulai sekarang jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan satu masa yg sulit.” Ketika kamu sedang mengalami masa2 sulit, segalanya terlihat tdk menjanjikan, banyak kegagalan dan kekecewaan, jangan cepat menyalahkan diri dan orang lain bahkan berkata bhw kamu tdk mampu, bodoh dan bernasib sial…

Ingatlah, kamu berharga di mata ALLAH, tdk ada istilah “nasib sial” bagi orang percaya! Kerjakan yg menjadi bagianmu dan percayalah ALLAH SWT akan mengerjakan bagian-Nya…

Jika kamu tdk bersabar ketika berada di musim dingin, maka kamu akan kehilangan musim semi dan musim panas yg menjanjikan harapan, dan kamu tdk akan menuai hasil di musim gugur. “Kegelapan malam tdk seterusnya bertahan, esok akan datang fajar yg mengusir kegelapan.”.

Selalu ada pengharapan yang baru.

Bagaimana Saya bisa ke Jepang? Gratis lagi…! 1 Desember 2011

Posted by agfi68 in DUIT, mindset, pendidikan.
Tags: , , ,
35 comments

Jepang atau Negeri Sakura merupakan salah satu negara impian tujuan saya setelah saya pernah melakukan perjalanan ke beberapa negara Eropa, baik dalam rangka tugas belajar maupun mengikuti pelatihan 9-10 tahun yang lalu… Yeaah… sangat lama berselang…

Memang saat saya mengimpikan bisa ke Jepang saya sedang terlibat sebuah bisnis yang sebenarnya sangat menjanjikan dan melihat para senior dalam bisnis tersebut bisa meraih impian jalan-jalan ke luar negeri (termasuk Jepang) membuat saya memiliki impian untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri (lagi), salah satunya ke Jepang. Usaha dan upaya pun dilakukan, kerja keras pun dimulai, namun setelah beberapa tahun tidak banyak memberikan hasil yang diharapkan, saya memutuskan bahwa bisnis tersebut mungkin memang tidak cocok dengan saya. Allah Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa saya tidak pas dengan bisnis tersebut. Inilah salah satu bentuk kasih sayang-Nya kepada saya… Alhamdulillah…

Setelah berjalan beberapa tahun, saya tidak terlalu memusingkan maupun memikirkan impian saya ke Jepang, walaupun beberapa teman sahabat sempat jalan-jalan ke Jepang dan memberikan saran agar saya juga bisa kesana. Akhirnya, saya disibukkan untuk menyelesaikan S3, melakukan riset, menulis buku dan lain sebagainya. Pemaksaan untuk selesai S3 juga merupakan tanda atau Life Sign dari Yang Maha Memiliki Jagat ini. Sebelum menyelesaikan S3, awal tahun 2008, saya diajak sahabat saya seangkatan sewaktu kuliah untuk mengerjakan riset bahkan sampai membuat satelit. Dalam batin saya tertawa, ha ha apa bisa? Yang bener? Tapi karena yang mengajak adalah sahabat saya sendiri, why not? Kita buat saja proposal dengan melibatkan rekan-rekan lain dari perguruan tinggi yang berbeda. Dengan penuh semangat kita buat proposal penelitian tersebut dan kita ajukan agar bisa didanai…

(lebih…)

Kisah Sebatang Bambu … 24 September 2011

Posted by agfi68 in mindset.
Tags: , , ,
add a comment

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya.
Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?”

Batang bambu menjawabnya, “Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu.”

Sang petani menjawab, “Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur.”

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam….., kemudian dia berkata kepada petani, “Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”

Petani menjawab batang bambu itu, ” Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari
semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.”

Akhirnya batang bambu itu menyerah, “Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki.”

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa
saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih berganti tak habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk menjadi indah di
hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa, Allah sedang membuat kita sempurna untuk di pakai menjadi penyalur berkat. Dia sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak berkenan bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul.

Sesuai kapasitasnya! 19 Agustus 2011

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , ,
2 comments

Sahabat yang baik hati, saat kita membeli BBM untuk kendaraan kita, kita memesan bisa dalam rupiah, bisa juga dalam liter. Untuk motor biasanya saya mengisi dengan satuan 10.000 rupiah, tidak peduli masih sisa berapa tangki bensin motor saya, ada pula orang yang minta full, atau mungkin 2 liter saja dan seterusnya. Intinya kita membeli dengan kerangka berpikir KAPASITAS , terserah, bisa rupiah bisa liter. Jika tangki BBM kita 10 liter, sedangkan kita bisa minta mengisikan 10 liter atau terbiasa dengan rupiah, 45.000 rupiah. Naik turunnya harga BBM tetap saja kita bicara 45.000 rupiah, jika harga BBM naik, bisa jadi 45.000 rupiah setara dengan kurang dari 10 liter, sedangkan jika harga turun (jarang sekali) tentu saja bisa lebih dari 10 liter, demikian seterusnya…

Ini analogi kehidupan kita, KAPASITAS! Bagaimana dengan KAPASITAS kita?? Jika kita merasa memiliki kapasitas digaji, misalnya, 10 juta per bulan, eh terlalu besar ya? Oke dech, 2 juta per bulan, maka tidak peduli laju inflasi minus maupun plus tetap saja kapasitas kita seperti itu. Tidak peduli harga barang sehari-hari naik, ya gajinya berkisar segitu saja. Akhirnya kita merasakan kesulitan, jika kesulitan ini tidak kemudian kita cari dan lakukan solusinya, tentu akhirnya menjadi zona ‘nyaman’ kita, believe it or not!

Coba ingat-ingat kembali dengan doa-doa kita, apakah kita sudah berupaya untuk menyesuaikan kapasitas diri kita dengan doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah Yang Maha Kuasa?

Jika kita berdoa agar mendapatkan penghasilan 30juta per bulan, apakah kita sudah memulai dengan mencoba menyesuaikan diri dengan gaji tersebut, berupaya bekerja dan berusaha yang sesuai dengan ukuran gaji 30juta per bulan? Ataukah kita hanya berpangku-tangan dan berdiam diri saja…?

Sahabat yang baik hati, adakalanya kita lupa jika kita berdoa harus disertai dengan keyakinan dan usaha upaya untuk mewujudkan doa-doa tersebut. Jika, misalnya, setelah berdoa kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama ada peluang untuk mewujudkannya apakah akan kita biarkan saja? Tentu saja tidak…! Namun seringkali kita sendiri tidak menyadari akan peluang tersebut, karena kita jauh lebih banyak mengeluh dan mengeluh, sehingga hati kita menjadi tidak peka lagi…

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir…” (QS. Al Ma’arij (70): 19-21)

Marilah sahabat yang baik hati, kita berupaya untuk menjadi pribadi-pribadi, insan-insan yang berkualitas, baik dengan iptek maupun imtaq. Semoga kejayaan Umat Islam bisa kita raih bersama, amin…

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita…

19 Romadlon 1432H – 19 Agustus 2011

Ujung-ujungnya Mencari Nikmat, Menghindari Sengsara… 18 Januari 2011

Posted by agfi68 in DUIT, ikhlas, mindset.
Tags: , , , , ,
1 comment so far

Intinya sama saja, manusia, pada dasarnya, berusaha untuk selalu mencari nikmat, menghindari sengsara. Kalau bisa dapet nikmat tanpa harus sengsara, artinya bagaimana carnya bisa mewujudkan impian tanpa harus bekerja keras, bahkan kalo perlu gak pake kerja…

bersyukur-mengikat-nikmat

Wah, kok sebegitu enaknya ya? Apakah mungkin? Mungkin! Cuman probablitasnya sangat kecil, rata-rata orang sukses juga melakukan usaha-usaha, kerja cerdas, kerja keras untuk mewujudkan impian-impian mereka.

Mengapa mereka bisa sukses seperti itu? Ya kembali pada pernyataan yang saya tulis di awal artikel ini, misalnya, apakah Anda berani berjalan di sebuah papan dengan lebar kurang dari 50cm yang diletakkan di antara dua gedung dengan ketinggian lebih dari 1000m? Coba bayangkan, ih mengerikan, apalagi hembusan anginnya cukup kencang…

Coba bayangkan! Wah nyerah aja dech… juga buat apa sich kok kayak kurang kerjaan aja…

(lebih…)

5 Syarat untuk Berbuat MAKSIAT! Sebuah Nasehat 10 November 2010

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , , , ,
add a comment

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG…

Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham (Aba Ishak).Dia berkata: “Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat.” Setelah mendengar perkataan tersebut Aba Ishak berkata: “Jika kamu mahu menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh kamu melakukan maksiat.” Lelaki itu dengan tidak sabar-sabar bertanya, “Apakah syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?”

Ibrahim bin Adham berkata:

  1. SYARAT PERTAMA: “Jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezeki-Nya.” Mendengar itu dia mengenyitkan kening seraya berkata: “Dari mana aku mahu makan? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah?” “Ya! “tegas Ibrahim bin Adham. “Kalau kamu sudah memahaminya, masih mahukah memakan rezeki-Nya, sedangkan kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?” “Apakah syarat keduanya?” soal lelaki tersebut. Lantas Aba Ishak menjawab:
  2. SYARAT KEDUA: “Kalau kamu bermaksiat, jangan tinggal di bumi-Nya. “Syarat ini membuat lelaki itu terkejut separuh mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya: “Wahai hamba Allah, fikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sedangkan kamu melanggar segala larangan-Nya.?” “Ya! Anda benar” kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab:
  3. SYARAT KETIGA: Kalau kamu masih mahu bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya. Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata: “Wahai Ibrahim, ini nasihat macam mana? mana mungkin Allah tidak melihat kita?” “Ya, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan melakukan maksiat?” kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat.
    Ibrahim melanjutkan:
  4. SYARAT KEEMPAT: “Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu, katakanlah kepadanya, “Tunda kematianku dulu. Aku masih mau bertaubat dan melakukan amal soleh”. Kemudian lelaki itu menggelengkan kepala dan tersedar dan berkata: “Wahai Ibrahim,mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permintaanku?” “Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahawa kamu tidak boleh menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau boleh lari dari kemurkaan Allah?” “Baiklah, apa syarat yang kelima?”
    Ibrahim pun menjawab:
  5. SYARAT KELIMA: “Kalau malaikat Zabaniyah datang hendak mengiringmu ke api neraka di Hari Kiamat nanti, jangan engkau ikut bersamanya.” Perkataan tersebut membuatkan lelaki itu insaf. Dia berkata: “Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.” Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran . “Mulai saat ini aku ingin bertaubat kepada Allah” katanya sambil teresak-esak…

semoga bermanfaat dan menyadarkan kita untuk segera meninggalkan segala macam perbuatan yang dilarang Allah SWT serta bersegera melaksanakan syariat-Nya di muka bumi ini, termasuk menjalankan perintah-perintah-Nya…

Kalimat-kalimat Motivasi dari Berbagai Tokoh Dunia! 22 September 2010

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , , , , , ,
2 comments

Berikut ini saya kumpulkan beberapa kalimat-kalimat positif dari berbagai tokoh dunia, hal yang perlu diperhatikan adalah kita harus selalu ingat bahwa al Qur’an dan as Sunnah mengandung kalimat-kalimat yang jauh luar biasa. Selamat membaca dan semoga Anda bisa merasakan manfaatnya, amin.

Follow your bliss and the Universe will open doors for you where there were only walls. ~ Joseph Campbell ~

Lakukan sesuatu yang kau sukai, sesuatu yang sesuai dengan minatmu. Maka Tuhan akan membukakan jalan untukmu, dimana sebelumnya hanya ditemui jalan buntu.

What happens is that the happier you are, the more everything is added unto you, because you are finding the kingdom of heaven right within you. ~ Hale Dwoskin ~

Semakin Anda merasa bahagia, maka semakin banyaklah hal yang akan ditambahkan atau dikaruniakan kepada Anda, karena dengan berbahagia serasa Anda telah menemukan “surga” Anda. Dan di surga Anda bisa mendapatkan segalanya, kan? Dengan kata lain, rasa syukur yang Anda miliki saat ini akan apapun yang telah dikaruniakan-Nya kepada Anda, membuat Tuhan menambahkan lebih banyak lagi. Dengan merasa bersyukur, ibaratnya, Anda menarik ke dalam hidup Anda lebih banyak hal menyenangkan lagi untuk bisa Anda syukuri.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim (14) ayat 7).

Whatever we think about and thank about we bring about. ~ John Demartini ~

Apapun yang kita pikirkan dan kita syukuri, itu yang kita dapatkan.

Life will give you what you attract with your thoughts. Think and act and talk with enthusiasm and you will attract positive results. ~ Michael Lebeuf ~

Dalam kehidupan ini, Anda akan menarik segala sesuatu dalam hidupmu melalui pikiranmu. Jadi berpikirlah, bertindaklah, serta berbicaralah dengan antusiasme yang tinggi, maka Anda-pun akan mendapatkan hasil yang positif.

If you do not like the reality you have been living in, choose one that you would prefer and live in that as if it is already so. ~ Alan Cohen ~

Jika Anda tidak menyukai kenyataan hidup yang sekarang sedang Anda jalani, maka pilih dan jalani model kehidupan lain yang lebih Anda suka, dan kemudian hiduplah seakan-akan kehidupan alternatif yang lebih menyenangkan ini benar-benar sedang Anda jalani.

To change your thoughts and, thus, to change your life, you must constantly input new great, energizing, action-oriented thoughts. ~ Mike Brescia ~

Kehidupan kita akan berubah bila pola pikir kita juga berubah. Untuk merubah cara berpikir kita, maka kita harus terus-menerus memasukkan pikiran-pikiran baru yang lebih positif, membangkitkan semangat, memberikan energi kepada jiwa serta berorientasi pada tindakan.

(Inspired) Action is the foundational key to all success. ~ Originally the saying of Pablo Picasso ~

Untuk meraih sukses, tidak cukup kita hanya mengandalkan impian dan keinginan. Kita juga harus mau mengambil tindakan yang telah terilhami berdasar visi dan impian kita tadi. Tindakan nyata adalah fondasi dari segala macam bentuk kesuksesan.

Faith is to believe what you do not see; the reward of this faith is to see what you believe. ~ St. Augustine ~

Iman adalah meyakini apa yang tidak bisa kita lihat, sehingga sebagai imbalannya, kita benar-benar akan melihat apa yang kita yakini tersebut. Ini merupakan konsep tentang metode visualisasi penuh dengan keyakinan untuk mewujudkan apapun yang kita inginkan.

I will see it when I believe it. ~ Wayne Dyer ~

Saya baru akan bisa melihatnya ketika saya mempercayainya.

The reality gives birth to the dream — but the dream is where you are wanting to put your attention. ~ Abraham-Hicks ~

Dalam kehidupan, seringkali kenyataan hidup yang pahitlah yang membuat orang punya impian yang indah. Tetapi sesudahnya, kita harus memfokuskan pikiran, perhatian dan energi kita pada impian indah tersebut, bukan pada kenyataan hidup yang keras, agar impian itu segera menjadi kenyataan.

Imagination is everything. It is the preview of life’s coming attractions. ~ Albert Einstein ~

Peran imajinasi dalam kehidupan ini sungguh luar biasa penting. Karena dengan imajinasilah kita bisa melihat hal-hal menarik yang belum lagi terjadi, hal-hal luar biasa yang masih ada dalam pikiran kita. Dengan kata lain, semua hal yang terjadi pada kita bermula dari apa yang kita bayangkan dalam imajinasi kita. Sehingga penting bagi kita untuk memiliki imajinasi yang tinggi sehingga tingkat kehidupan yang kita rasakan juga tinggi. Semua pencapaian manusia diawali dengan imajinasi para penemunya. Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, komputer, dan semua isi peradaban manusia ini dimulai dengan imajinasi.

Our true wealth is the good we do in this world. None of us has faith unless we desire for our neighbors what we desire for ourselves. ~ Prophet Muhammad PBUH (Peace be Upon Him) ~

Kekayaan hakiki kita adalah kebaikan yang kita berikan kepada dunia. Kita tidak dianggap beriman sampai kita menginginkan untuk tetangga kita semua hal baik yang sama dengan yang kita inginkan sendiri. Dengan kata lain, semua pikiran dan perbuatan positif kita kepada sesama akan kembali kepada kita. Orang juga akan berbuat yang sama positifnya kepada kita. Kebaikan menarik lebih banyak lagi kebaikan. Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai…

“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS Al A’raaf (7) ayat 199)

Menjadi seorang pemaaf lebih mulia, apalagi dengan memberikan saran untuk melakukan perbuatan ma’ruf, perbuatan penuh dengan kebaikan. Dan penting untuk menghindari orang-orang bodoh, jahil, agar terhindari dari kebodohan-kebodohan mereka.

Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: “Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?” Mereka menjawab: “Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa. (QS Al A’raaf (7) ayat 164)

Hati-hatilah terhadap orang yang teraniaya, karena doanya akan terangkat sampai ke langit. ~ HR. Imam Ja’far ~

Semoga bermanfaat, amin…

Sebuah Cinta yang Istimewa untuk Seseorang yang Luar Biasa! (kisah Bai Fang Li) 19 September 2010

Posted by agfi68 in DUIT, ikhlas, mindset.
Tags: , , , , , , ,
7 comments

baiNamanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.

Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya, dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.

Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.

bai1

Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, di ruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, di ruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng. Di pojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.

bai2

Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.

(lebih…)