jump to navigation

Diary atau Catatan Motivasi (teman) Seorang Pramugari? Novel Khusus DEWASA! 8 Januari 2012

Posted by agfi68 in Buku, ikhlas, mindset, pendapatku.
Tags: , , , , ,
21 comments

Apakah Anda mengenal seorang motivator luar biasa Agung Webe? Alhamdulillah saya sempat berkenalan dan bersahabat dengan beliau hingga saat ini. Dan syukur alhamdulillah sempat membaca novel beliau “Diary Pramugari: Seks, Cinta dan Kehidupan” yang pernah dalam satu bulan dicetak ulang hingga 5 kali! Sungguh sebuah prestasi luar biasa dari seorang sahabat Agung Webe !

Novel ini merupakan hasil curahatan seorang pramugari, sebut saja namanya JINGGA, kepada Agung Webe (sebut saja AW). Yang kemudian dikemas dalam alur cerita yang bisa membuat emosi Anda naik turun, dan bahkan sejak awal, Agung Webe sudah mengajak kita berkhayal tentang aktivitas seksual… Sungguh novel yang hanya khusus untuk dewasa!

“Jingga,” bisik Anya di telingaku. “Nanti kalau kamu sudah merasakan seks, aku yakin kamu juga akan merasakan ketagihan dengan itu.”

Sebelum saya mengulas lebih lanjut, perlu saya kenalkan beberapa tokoh utama dalam novel ini: yang pertama adalah si pramugari itu sendiri, namanya JINGGA (samaran), kemudian ada sahabat Jingga, seorang penganut paham bahwa DOSA adalah jika suatu perbuatan merugikan orang laen, jadi berhubungan seks dengan pacar adalah perbuatan yang tidak berdosa, dan ia lakukan berkali-kali dengan pacarnya, namanya ANYA. Kemudian ada juga PURI , seorang maniak seks… Apa? Maniak seks? Oke jika Anda penasaran, silahkan ikuti dulu ulasan saya berikut ini…

“Jingga, bagiku dosa itu terjadi kalau aku berbuat yang merugikan orang lain. Merusak lingkungan atau sesuatu yang menyebabkan orang lain sengsaran” – penjelasan ANYA kepada JINGGA tentang dosa.

(lebih…)

Iklan

Mengatasi dan Menyelesaikan Masalah! 9 Juni 2010

Posted by agfi68 in ikhlas, mindset, pendapatku.
Tags: , , , ,
3 comments

Pagi ini seperti biasa, terbangun dengan secercah harapan menyambut hari dengan kebahagiaan, bukankah kebahagiaan itu adalah pilihan? Walaupun berbagai masalah sedang menghadang…

Sahabat…

Masalah hidup yang dihadapi setiap orang tentulah berbeda. Bahkan sesuatu yang dianggap masalah oleh seseorang belum tentu menjadi masalah bagi orang lain. Hal ini tergantung dari cara pandang (dan sekaligus keyakinan atau paradigma/cara pandang) orang bersangkutan melihat apa yang dialaminya.

Ada sebuah cerita menarik yang pernah saya ingat. Ada seorang pemuda yang sedang masygul diberi nasihat oleh seorang kakek berdasarkan perumpamaan sehari-hari. Si anak muda diminta untuk mengambil segelas air dan ke dalam air itu dimasukkan dua genggam garam. Lalu si pemuda tersebut diminta mencicipinya. Sudah tentu air itu akan terasa sangat asin. Kemudian si kakek mengajak pemuda itu ke danau dan meminta air garam itu dimasukkan ke danau. Kemudian si kakek meminta si anak mencicipi air danau. Rasa asin itu sudah hilang.

Masalah hidup ini pun sama seperti segenggam garam tadi. Rasa asin itu bisa berupa kesulitan, penderitaan yang dialami kita, atau masalah hidup lainnya. Nah, seberapa besar rasa asin itu dirasakan oleh kita sebagai penderitaan semuanya tergantung dari kebesaran hati dan keikhlasan kita. Jika hati kita hanya sebesar gelas, rasa asin akan terasa. Bila hati kita seluas danau atau bahkan seluas samudera tentunya kita hanya akan merasakan air yang tawar.

Maka selayaknya kita terus belajar dan memperluas wawasan kebijaksanaan kita, agar masalah yang datang bukan lagi dipandang sebagai penderitaan, tetapi bagian dari kehidupan yang memang harus kita jalani.

Semoga bermanfaat, amin!

Enam Hal Kunci dalam Faktor Penarik (Attractor Factor) 13 Mei 2010

Posted by agfi68 in ikhlas, mindset, pendapatku.
Tags: , , , ,
2 comments

Sudah merupakan hukum semesta (baca Sunnatullah) bahwasnya kita hidup seperti magnet, menarik apapun dalam kehidupan kita apa yang kita pikir, rasa dan fokuskan, entah sadar maupun tidak. Jika memang demikian dan kita menyadari tentu akan sangat luar biasa bisa memanfaatkannya untuk kebaikan diri sendiri juga orang lain. Semakin Anda merasakan, memikirkan dan fokus pada kebahagiaan, Insya Alloh, semakin banyak kebahagiaan yang bisa Anda dapatkan.

Berikut ini saya cuplikan 6 (enam) hal kunci dalam Attractor Factor atau Faktor Penarik yang saya ambilkan di akhir bukunya Joe Vitale “The Attractor Factor, 2ed”, semoga bisa membantu kita sadar diri akan kekuatan atau potensi luar biasa yang ada di dalam diri kita…

  1. Anda bertanggungjawab sepenuhnya atas pengalaman dalam kehidupan Anda. Disadari atau tidak, Anda menarik apapun yang anda pikir, rasa dan fokuskan, sehingga Anda-lah yang seharusnya bertanggung-jawab atas pengalaman kehidupan Anda. Ini bukan sekedar masalah baik atau buruk, gunakan saja pengalaman-pengalaman kehidupan Anda menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Anda, sehingga Anda bisa belajar banyak dari segala macam peristiwa yang Anda alami, dan Anda punya pilihan untuk menarik lebih banyak kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan Anda.
  2. Anda menyerap keyakinan dari kebudayaan itu sendiri. Dengan semakin banyaknya tayangan sinetron, berita-berita negatif yang kita serap di sekitar kita, semakin membantuk paradigma atau pola pikir negatif dalam diri kita. Untuk itu, Anda masih memiliki kesempatan untuk memilah dan memilih hal-hal yang memang Anda ingin tarik ke dalam diri Anda melalui kehidupan ini. Hindari segala macam bentuk tayangan atau berita-berita yang membuat Anda semakin khawatir, takut, menderita dan lain sebagainya.
  3. Anda bukanlah penguasa bumi, tetapi Anda memiliki lebih banyak kekuatan daripada yang pernah Anda sadari. Untuk itu jagalah keseimbangan ego dan spirit dalam kehidupan Anda, buatlah ego Anda tunduk pada spirit Anda
  4. Anda dapat mengubah pikiran (dan perasaan) Anda. Setiap kali muncul pikiran atau perasaan negatif terhadap sesuatu atau apapun saja, Anda bisa mengubahnya menjadi pikiran dan perasaan yang positif, dengan demikian, insya Alloh, Anda akan menarik lebih banyak hal-hal positif dalam kehidupan Anda.
  5. Anda dapat melakukan hal yang tidak mungkin (menurut Anda). Satu-satunya yang membatasi adalah diri Anda sendiri. Anda mampu membuka jalan-jalan atau cara-cara yang mungkin belum pernah Anda sadari sebelumya. Jika Anda ingin berubah, bereksperimen, lakukan dan wujudkan. Beranikan diri untuk melakukan sesuatu yang berarti.
  6. Gambaran apapun yang Anda tambahkan pada perasaan Anda akan terwujud. Apapun yang Anda takutkan, khawatirkan atau cintai justru akan menambah energi padanya, Anda akan menarik lebih banyak yang Anda takutkan. khawatirkan atau cintai. Untuk itu bijaklah dalam memilah dan memilih perasaan Anda.

Semoga bermanfaat…

Andapun Bisa Menjadi atau Mendapatkan Apapun yang Anda Inginkan! 28 April 2010

Posted by agfi68 in mindset, pendapatku.
Tags: , ,
1 comment so far

napoleonhillNapoleon Hill (NH) pernah berkata bahwa, “Anda bisa menjadi apapun yang Anda inginkan, jika saja keyakinan Anda cukup besar dan tindakan Anda selaras dengan keyakinan Anda. Sebab apapun yang bisa diciptakan dan diyakini pikiran bisa dibuat menjadi kenyataan…” Saya tambahi, “Seijin Tuhan Yang Maha Kuasa“.

Well, ada yang berpendapat bahwa pernyataan tersebut bisa menimbulkan kesalah-pahaman jika tidak saya tambahi sebuah kalimat sederhana “Seijin Tuhan Yang Maha Kuasa”. Namun ada baiknya saya coba untuk memberikan penjelasan berkaitan dengan pernyataan atau statement dari NH tersebut.

Keyakinan Anda cukup besar!

Masalah keyakinan ini jelas gak bisa main-main. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa tidak ada orang yang sukses diawali dengan tidak yakin jika dirinya bisa sukses, iya gak? Jika Anda sudah berulang-ulang melamar pekerjaan kok gak kena-kena, padahal Anda sudah membekali diri dengan ‘senjata’ dan ‘amunisi’ yang lengkap, barangkali ada masalah besar dalam keyakinan Anda. Bisakah Anda menyusun suatu konstruksi positif tentang diri Anda di kepala Anda? Jika Anda mentargetkan ingin berkarir sebagai seorang direktur sebuah perusahaan, bisakah Anda bayangkan posisi yang Anda inginkan tersebut? Atau barangkali menjadi seorang penyanyi terkenal? Atau barangkali seorang penulis buku best seller? Atau pembicara handal? Dan seterusnya…

(lebih…)