jump to navigation

Menjalani dan menerima Kesedihan.. 21 Maret 2020

Posted by agfi68 in hikmah, mindset.
Tags: ,
trackback

Sahabat… Tak bisa dipungkiri, bahwa dalam perjalanan kehidupan kita, seringkali kenyataan tidak sama dengan harapan-harapan kita. Perjalanan kehidupan kita tak seindah yang kita bayangkan, adakalanya kesedihan yang harus kita lalui, bukan lagi pertanyaan salah siapa, bukan, tetapi apa yang harus kulakukan untuk bisa menerima dan menjalani kesedihan tersebut.

Berikut ini saya berbagi 5 (lima) langkah yang harus dijalani dan akhirnya untuk bisa menerima kesedihan kita menurut dr. Elisabeth Kubler-Ross adalah:

  1. Penyangkalan
    • Dalam upaya melarikan diri dari kehilangan yang tidak terhindarkan, kesedihan yang tak terhindarkan, pengkhianatan, penipuan dan seterusnya, kita mencoba berpura-pura bahwa peristiwa itu tidak benar-benar terjadi. “Pasti ada kesalahan”, “tidak mungkin dia mengkhianati aku”, “tak mungkin dia berbohong”, “mungkin aku salah lihat, salah dengar”.
  2. Kemarahan
    • Saat kenyataan situasi kita mulai meresap, kita mencaci maki dalam kemarahan dan kebencian,”ini tidak adil”, “mengapa saya?”, “saya tidak pantas mengalaminya”.
  3. Tawar-menawar
    • Saat kemarahan habis, kita mencoba bernegosiasi dengan kekuatan yang lebih tinggi atau semesta untuk memperoleh hasil yang berbeda. “Tolong perbaiki ini sekali ini saja dan saya tidak akan mengulangi nya lagi.”, “yang saya minta hanya waktu enam bulan lagi.”, atau mencoba bernegosiasi seperti ini.
  4. Depresi
    • Saat akhirnya sadar tidak bisa menghindar dari hasil negatif atau konsekuensi²nya, kita kehilangan semua harapan, “Tidak ada gunanya melakukan apapun.”, “saya menyerah.”, “Mengapa repot repot?.”
  5. Penerimaan
    • Akhirnya, kita dapat menerima kenyataan situasi kita dan menghadapinya dengan realistis dan sedikit keikhlasan, “Secara keseluruhan, saya bangga dengan apa yang telah saya alami. “Masih ada hal-hal yang bisa kulakukan.”, “ini adalah jalan terbaik menurut skenrio Nya”.

Semoga bermanfaat untuk kita..

%d blogger menyukai ini: