jump to navigation

Waktunya (memang) Tepat! 7 Oktober 2019

Posted by agfi68 in hikmah, mindset.
Tags: , , , , ,
trackback

Segala sesuatu terjadi pada saat yang tepat. Boleh percaya boleh tidak, namun apa yang saya alami dan ceritakan berikut ini semoga bisa memberikan gambaran tentang Waktu Ilahi atau The Divine Timing.

Just like that, every action, every decision, and every event of your life has a PERFECT time which is known as the DIVINE TIME.

https://www.guardian-angel-reading.com/blog-of-the-angels/divine-timing/

Seperti kebetulan, keberuntungan, namun itu karena kita belum menemukan bagaimana hal-hal tersebut bisa terjadi dan pada saat yang tepat…

Bukankah everything happens for a reason? Kejadian-kejadian kecil, langkah-langkah kecil kita kelak akan menjadi penyusun suatu kejadian yang lebih besar, lebih hebat, lebih dahsyat..?? Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Pada saat yang tepat, pada saat yang sempurna?

Oke.. Saya berikan contoh dengan cerita berikut..

Hari ini saya harus pulang selepas magrib dari kampus, mengingat ada monev penelitian yang kami lakukan. Sebelumnya saya diberi bekal pulang dua buah pisang rebus, awalnya mau saya makan, namun kata hati saya, “kan masih kenyang.. Ntar aja di rumah.. Bawa pulang aja pisangnya..”. Oke saya bawa pulang aja..

Saat otw pulang, di lift ibunda menelepon, “ibu sakit nak, lemes, gak kuat, mbok kamu kesini nak..”, “oke bu, ini aku lagi mau pulang, kita lihat aja nanti..”.

Awalnya memang mau langsung pulang dulu, tapi, lagi-lagi, kata hatiku, “udah ke ibunda dulu, takut kenapa kenapa, lagian juga belum Isya..”. Oke deh pesen ojek ke rumah ibunda dulu.. Walau akhirnya harus muter-muter dulu sebelum nyampe karena Ngayogyakarto sedang merayakan ultahnya sehingga macet disana sini..

Bagi hati yang terkoneksi dengan dunia tanpa batas, solusi akan hadir tepat waktu diiringi pemahaman tentang proses komputasi kuantum yang mengatur peristiwa di balik layar kehidupan.

(Erbe Sentanu)

Tahukah Anda, sebelumnya saya sakit di kaki sedemikian hingga harus menggunakan kurk untuk berjalan, namun, alhamdulillah, seiring dengan waktu, sejak beberapa hari sebelumnya saya sdh bisa jalan tanpa kurk.. Bisa dibayangkan bagaimana repotnya saya ke rumah ibunda saat jalan menurun menuju rumah.. Dan seterusnya..

Singkat cerita, ibunda begitu gembira melihat kedatangan saya, mendapat kabar kalo kaki saya sudah berangsur sembuh, beliau menangis terharu, terus saya juga cerita cerita yang begitu lucu menurut ibunda, tiba-tiba saja, sekali lagi dan lagi, kata hatiku, “mbok itu pisangnya dimaem, sudah laper kan, sekalian ibu ditawari..”, ya langsung saja saya bilang, “bu aku mau makan pisang godog yang aku bawa dari kampus, ibu mau? Ada dua ini..”, tanpa basa basi ibunda mau pisang godognya.. Enak kata beliau..

Bahwa begitu banyak yang harus ditata di balik layar kehidupan (di alam kuantum) sebelum keinginan manusia bisa dikabulkan satu per satu dan sesuai giliran pada saat yang tepat dan waktu yang telah ditentukan.

(Erbe Sentanu)

Alhamdulillahi robbil’alamiin, kami berdua makan pisang godog tersebut, ibunda menikmati pisang tersebut sambil duduk di pinggir tempat tidur, padahal sebelumnya mau bangun saja lemes banget katanya,”gak kuat buat bangun nak, ibu gak kuat..”

Alhamdulillahi robbil’alamiin, ibunda akhirnya kembali ceria, sumringah, kata orang jawa, dan saya berpamitan pulang..

Bisa kah Anda menemukan inti dari divine Timing atau Waktu Ilahi pada cerita yang sungguh-sungguh terjadi ini?

  • Tidak ada yang kebetulan saat beberapa hari sebelumnya, kata hati saya untuk mencoba berjalan tanpa kurk, dan akhirnya bisa tanpa memperburuk kondisi kaki..
  • Tidak ada yang kebetulan saat ibunda menelepon saya.. Atau ibunda tergerak untuk menelepon saya..
  • Tidak ada yang kebetulan ada yang memberi dua pisang godog ke saya..
  • Tidak ada yang kebetulan jika waktu kepulangan saya dari kampus setelah magriban, tepat saat ibunda menelepon meminta saya silaturahmi..

Bagaimana? Kalo sudah seperti ini akankah kita terburu-buru dengan terkabulnya doa? Apa yang terjadi jika, karena ketidak-sabaran kita, lantas kita mengubah doa kita sendiri?

Dengan kejadian ini saya menjadi sadar sesadar-sadarnya bahwa doa kita belum terwujud atau nampak seperti tidak dikabulkan, karena sedang dipersiapkan segala sesuatunya oleh Yang Maha Mengabulkan doa, sehingga Timing-nya tepat! Waktunya pas! Asas Waktu Ilahi atau The Divine Timing!

Dan tahukah Anda, dalam surat Asy Syam (91) ayat 8, Allah SWT berfirman:

Dia dan hanya Dia yang memberikan ilham kepada manusia, entah kejahatan dan juga ketakwaan.. Dan semakin jelas pola perjalanan kehidupan kita kali ini..

Terimakasih dan semoga bermanfaat..

Komentar»

1. Doa yang Saling Terhubungkan… | Jurnal Sang Dosen... - 17 November 2020

[…] itulah cara Tuhan memberikan kesadaran baru bagi kita, sama seperti saya bercerita tentang kejadian Waktu yang Tepat, dimana setiap kejadian yang kita alami, terutama kejadian-kejadian yang teristimewa, semua sudah […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: