jump to navigation

Sebuah Keputusan yang Tepat? 4 November 2015

Posted by agfi68 in mindset.
trackback

Pagi itu cerah… eh sedikit mendung, dua mahasiswa sedang ujian pendadaran tugas akhir secara paralel…. diakhir ujian keduanya dinyatakan lulus dengan perbaikan dan waktu melakukan perbaikan hanya 30 hari kalendar, tepatnya berkas-berkas TA yang sudah direvisi dan ACC paling lambat tanggal 15 bulan depan harus diserahkan…

Pagi yang cerah dengan sedikit mendung…

MHS1 + MHS2: alhamdulillah ya Allah akhirnya selesai juga perjuangan-ku menggapai cita-cita… tinggal selangkah lagi…

MHS1: Gimana bro? lulus?

MHS2: alhamdulillah lulus bro… luar biasa!! elu gimana bro?

MHS1: wah lulus donk, alhamdulilah… tinggal selangkah lagi untuk melakukan perbaikan sebagaimana diminta… kalo bisa seminggu ini kelar bro!

MHS2: ach santai saja… capek rasanya kemarin ngerjain skripsi hingga maju sidang hari ini… kan 30 hari kalendar waktunya…

MHS1: iya bener 30 hari, cuman kalo aku bisa kejar lebih cepat kan sekalian saja capeknya, habis itu bisa rileks hingga menunggu yudisium dan wisuda, asik gak bro??

MHS2: ah males ach… aku rileks duluan ach, ngademin otak nich… mumpung kampus ada event bagus kan aku ikutan panitia duluan aja… sambil refreshing gitu…

MHS1: lha ntar kalo keteteran terus lupa gimana?

MHS2: ah gak bakalan lupa kok… yang penting revisi tetap dikerjakan…

MHS1: lha entar kalo dosen2nya sibuk minggu2 depan gimana? terus kan gak ada jaminan sekali revisi bisa diterima, kan kualitas tetap diutamakan…?

MHS2: ah guampang… bisa diatur itu… udah lah aku cabut dulu ya… mau nraktir temen2 nich… elu ikutan yuuk….

MHS1: maaf dech… aku ada urusan lain dulu… oke sampe jumpa lagi bro…!

MHS2: oke see u…!

15 Hari menjelang akhir pengumpulan revisi TA

MHS2: eh bro ketemu lagi, gimana sudah selesai revisi-nya?

MHS1: alhamdulillah sudah bro, wah luar biasa kerja keras nya, akhirnya selesai dan sudah aku kumpulkan ke sekretariat… sekarang tinggal urus yudisium… and then relax…! lha kamu gimana? dah selesai?

MHS2: ooo syukurlah kalo begitu… belum lach… kan event kampus baru selesai hari ini… nah besok baru aku mulai ngerjain revisinya, lumayan kan masih ada 15 hari lagi, bisa kelar dech…

MHS1: oya ya… oke dech selamat mervisi ya, semoga dimudahkan dan dilancarkan yaaa…

MHS2: aamiin… ooo makasih bro… sehat dan sukses buat elu juga ya…

MHS1: aamiin…

5 Hari menjelang akhir pengumpulan revisi TA

MHS2: waduuuuuh…. pusing nich…. revisi belum kelar-kelar juga… sudah begitu pak X minta lagi bagian kemarin diedit diperbaiki agar nampak analisisnya berbobot… belum juga pak A banyak keluar kota… belum juga pak Z minta ditambahin penjelasan…. waduh padahal tinggal 5 hari lagi nich…. ternyata susah juga ini revisinya… waduuuh…..

akhir cerita…

MHS2 akhirnya tidak bisa memenuhi batas waktu yang ditentukan, 30 hari kalendar, dan menurut kebijakan prodi, juga surat pernyataan sudah ditanda-tangani MHS2, maka nilai ujian, yang waktu itu dapet C, harus diturunkan menjadi D, dan itu artinya MHS2 wajib ujian ulang!

Apakah MHS2 mengambil keputusan yang SALAH kala itu? Tidak! Dia sudah mengambil keputusan yang TEPAT, menurut dia, dan sudah seharusnya sejak awal dia bisa benar-benar menyadari resiko yang akan diterima kelak… keputusan yang TEPAT jika MHS2 akhirnya bisa mengambil hikmah pelajaran dari hal tersebut, sehingga ke depan nya tidak akan mengulangi lagi hal-hal serupa yang merugikan diri sendiri… artinya keputusan yang dia ambil adalah sebuah keputusan yang TEPAT dan SALAH!

Artinya apa? Segala keputusan kita selama mengarungi perjalanan kehidupan, adalah keputusan-keputusan yang TEPAT pada saat kita memutuskan-nya, hanya saja kita belum sadar atau bahkan tidak mau sadar apa akibatnya kelak, bagi diri, mungkin juga bagi orang lain… atau bahkan bagi orang-orang yang kita kasihi… karena pada dasarnya KITA BERTANGGUNG-JAWAB ATAS KEPUTUSAN2 KITA SENDIRI DI MASA LALU…

Sehingga ambillah keputusan yang TEPAT DAN BENAR! Bagaimana caranya…? Ada di al Fatihah, selalu lah menyadari doa “Ihdinash Shirotol Mustaqiim…”, selalu memohon petunjuk-Nya dalam mengambil keputusan2 yang penting… dst…

Penyesalan itu memang perlu, namun yang lebih penting adalah belajar dan mampu mengambil hikmah dari apa yang kita putuskan di masa lalu, agar semakin hari kita bisa semakin bijak dalam mengambil keputusan di masa mendatang… (agfianto, 2015)

Terima kasih dan semoga bermanfaat…

Catatan

  • Jika Anda bingung dengan penggunaan istilah TEPAT, BENAR dan SALAH, gak usah dibahas, gak usah dipikirin, yang penting bisa memahami alur cerita dan inti yang disampaikan pada artikel ini… gitu saja kok repot, hehehe

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: