jump to navigation

Tidak BISA atau Tidak MAU? 31 Oktober 2015

Posted by agfi68 in mindset, pendidikan.
trackback

3094949_20121221024957Di suatu ketika, pagi hari yang cerah di kampus… seorang mahasiswa sedang berdiskusi dengan dosen-nya…

MHSW: “maaf pak, saya mau ganti mikrokontroler-nya, yang sekarang ini saya BANYAK mengalami kesulitan di bagian komunikasi serial dan ADC-nya… sehingga saya TIDAK BISA melanjutkan lagi…”

DOSEN: “apakah sudah kamu cari kesana kemari bagaimana mengatasi kesulitan yang kamu katakan BANYAK itu tadi…?”

MHSW: “hmmm sudah pak… di website perusahaan-nya langsung malahan… kalo yang lain-lain belum sich… gimana ya pak, apakah ada solusi? Sepertinya saya mau ganti mikrokontroler lain saja pak yang lebih mudah…”

DOSEN: “oke begini…. cari solusi cuman di website perusahaan-nya saja, belum kamu cari via google atau forum-forum lain, juga belum kamu diskusikan panjang lebar dengan saya solusinya dan lain sebagainya… eh tiba2 saja mau ganti mikrokontroler laen, apakah itu akan menjadi solusi??”

MHSW: “semoga pak, soalnya mikrokontroler penggantinya sudah banyak contoh2-nya di internet…”

DOSEN: “ya itu artinya kamu itu TIDAK MAU berusaha lebih lanjut untuk mencari solusi terkait… baru satu macam usaha mencari info di website perusahaan sudah menyerah, dan itu bukan karena TIDAK BISA… bagaimana?”

MHSW: “hmmm bener juga ya pak…. oke lah pak saya akan coba lagi mencari solusi2-nya dengan BERUSAHA lebih GIAT lagi…”

DOSEN: “nah gitu donk…! tetap semangat ya…”

Bagaimana menurut Anda??

Begitulah… perhatikan saja bahwa TIDAK BISA tentu sangat berbeda dengan TIDAK MAU. Pernah suatu ketika saya diminta membimbing mahasiswa S2 pada suatu topik, dan kemudian saya katakan TIDAK BISA, karena memang topik tersebut bukan bidang yang saya tekuni selama ini…

Atau suatu ketika ada rekan menawari saya untuk makan siang bersama, dan saya katakan TIDAK MAU karena saya sudah makan siang duluan… Kalo masalah waktu tentu BISA karena memang sedang jam istirahat, tapi saya TIDAK MAU karena sudah kenyang…

Suatu ketika rekan saya menawari proyek, dan saya katakan TIDAK BISA karena proyek itu melibatkan ilmu-ilmu yang tidak saya kuasai sepenuhnya… kalo MAU sih ya MAU, lha wong nilainya lumayan besar… namun rekan saya tersebut maksa-maksa terus… akhirnya oke lah SAYA MAU… karena saya akhirnya berpikir untuk mencari rekan lain yang BISA untuk bergabung, nah saya jadi manajer-nya saja…

So sahabat… Mungkin ada baiknya kita MULAI MENYADARI akan jawaban kita kepada siapapun, apakah memang TIDAK BISA, atau jangan-jangan TIDAK MAU?

Selain itu, sebaiknya kita juga (mulai sekarang) menanyakan sesuatu dengan jelas… “BISA gak ente ….” atau “MAU gak ente …” – agar semua-nya menjadi jelas sejak awal, sehingga terjalin komunikasi yang nyaman… gitu kan…?

Semoga bermanfaat…

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: