jump to navigation

Susahnya Menangisi DOSA! 17 September 2010

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , , ,
trackback

Ahh….entah karena sombong, entah karena merasa cukup, entah karena diri ini tak peduli atau terlalu banyak hal yang aku lakukan tak bernilai ibadah oleh-Nya.

Terasa ada yang hilang ketika melakukan amal yang diwajibkan atas perintah-Nya, keyakinan atas diterimanya amal membuat hati ini merasa cukup tanpa harus menyesali bahwa ternyata setiap hari yang dijalani selama 24 jam yang diberikan Allah padaku saat ini lebih banyak lalai dan melakukan banyak dosa sehingga ketika bercermin pada hati tersadar akan kekotoran terjebak dalam dosa yang disadari atau tidak disadari.

Cerminan wajah yang terpancar dari wajah pilu menyisakan banyak tanya bagi orang lain. Wajah murung, wajah tanpa senyum, wajah penuh kebencian terpancar kesombongan dalam hati seolah paling kuat, paling beriman, paling bertaqwa.

Ketika semua kejadian terasa menghimpit dan tersadar, hati ini bertanya kenapa sulit bagiku untuk menangisi dosaku??

Allah ampuni aku…

Jangan Kau biarkan aku dalam kesombongan merasa mulia dihadapan manusia namun Engkau tak menganggap aku sebagai hamba-Mu…

Ya Rahman sadarkan aku…

Sedetik berlalu banyak sekali kelalaian yang kuperbuat tanpa bimbingan dari-Mu…

Ya Rahiim maafkan aku…

Kesempatan yang Kau beri kusia-siakan dengan lamunan akan ampunan dan jaminan surga darimu…

Ya Robb paksalah aku untuk tunduk pada-Mu karena begitu sulit untukku menangisi perbuatan dosaku, aku lemah…

Ya Robb..aku sombong..aku takut Kau biarkan aku kelak di Akhirat.. aku takut ketika Rasulmu memanggil umatnya, aku dilupakan karena dosa dan lalai atas perintah dan larangan-Mu…

Ya Robb nasehat dari hamba-hamba-Mu seringkali tak kupedulikan karena kesombonganku… Ampuni aku …

Ya Robbku ingin sekali aku bisa menangis karena dosa-dosaku pada-Mu…

Ya Robb tolonglah aku…

Sumber:

  • Renungan dan Kisah Inspiratif (Facebook).

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: