jump to navigation

10 Kesalahpahaman tentang kesuksesan 7 Mei 2010

Posted by agfi68 in DUIT, ikhlas, mindset.
Tags: , , , ,
trackback

Kesalahpahaman-1

Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain. Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman-2

Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman-3

Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman-4

Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman-5

Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman-6

Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses. Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman-7

Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang. Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman-8

Sukses adalah bila semua orang mengakuinya. Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman-9

Sukses adalah tujuan. Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan “atas hal apa?”

Kesalahpahaman-10

Saya sukses bila kesulitan saya berakhir. Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

Semoga bermanfaat…!

Komentar»

1. mardhani - 7 Mei 2010

bagaimana cara bangkit pak dari kesalahan yang kadang bagi kita dan lingkungan kita tergolong cukup berat?

agfi68 - 9 Mei 2010

berkali-kali kita mungkin pernah mendengar, membaca atau bahkan menyaksikan sendiri ada orang-orang ditimpa kegagalan atau kesalahan-kesalahan namun tetap bangkit, bangkit dan bangkit hingga pada suatu titik tertentu mereka mencapai dan mampu mewujudkan impian atau keinginan mereka…
kita dan lingkungan yang cukup berat merupakan penilaian dari diri kita, andaikata motivasi di dalam diri kita jauh lebih kuat, tentunya tidak ada satupun (tentu atas ijin-Nya juga) yang bisa menghalangi, selalu ada cara maupun strategi untuk bangkit, bangkit dan bangkit seiring dengan memanfaatkan keikhlasan, selalu bersyukur dan berserah diri untuk mendapatkan yang terbaik dari-Nya…
semoga bermanfaat, amin…!

agfi68 - 9 Mei 2010

intinya, cara mudah untuk bangkt lagi adalah ‘melihat’ ke dalam, motivasi pribadi yang menggerakkan diri kita untuk tidak peduli lagi dengan apapun yang terjadi…

2. Simpel saja, gak pake nanya! Doa Usaha Ikhlas dan Tawakkal! « Jurnal Sang Dosen… - 29 April 2012

[…] 10 Kesalahpahaman tentang kesuksesan (klik disini); […]

3. bintang kesuksesan - 28 Maret 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: