jump to navigation

Diary atau Catatan Motivasi (teman) Seorang Pramugari? Novel Khusus DEWASA! 8 Januari 2012

Posted by agfi68 in Buku, ikhlas, mindset, pendapatku.
Tags: , , , , ,
add a comment

Apakah Anda mengenal seorang motivator luar biasa Agung Webe? Alhamdulillah saya sempat berkenalan dan bersahabat dengan beliau hingga saat ini. Dan syukur alhamdulillah sempat membaca novel beliau “Diary Pramugari: Seks, Cinta dan Kehidupan” yang pernah dalam satu bulan dicetak ulang hingga 5 kali! Sungguh sebuah prestasi luar biasa dari seorang sahabat Agung Webe !

Novel ini merupakan hasil curahatan seorang pramugari, sebut saja namanya JINGGA, kepada Agung Webe (sebut saja AW). Yang kemudian dikemas dalam alur cerita yang bisa membuat emosi Anda naik turun, dan bahkan sejak awal, Agung Webe sudah mengajak kita berkhayal tentang aktivitas seksual… Sungguh novel yang hanya khusus untuk dewasa!

“Jingga,” bisik Anya di telingaku. “Nanti kalau kamu sudah merasakan seks, aku yakin kamu juga akan merasakan ketagihan dengan itu.”

Sebelum saya mengulas lebih lanjut, perlu saya kenalkan beberapa tokoh utama dalam novel ini: yang pertama adalah si pramugari itu sendiri, namanya JINGGA (samaran), kemudian ada sahabat Jingga, seorang penganut paham bahwa DOSA adalah jika suatu perbuatan merugikan orang laen, jadi berhubungan seks dengan pacar adalah perbuatan yang tidak berdosa, dan ia lakukan berkali-kali dengan pacarnya, namanya ANYA. Kemudian ada juga PURI , seorang maniak seks… Apa? Maniak seks? Oke jika Anda penasaran, silahkan ikuti dulu ulasan saya berikut ini…

“Jingga, bagiku dosa itu terjadi kalau aku berbuat yang merugikan orang lain. Merusak lingkungan atau sesuatu yang menyebabkan orang lain sengsaran” – penjelasan ANYA kepada JINGGA tentang dosa.

Terus terang, saya suka cara penuturan AW dalam novel ini. Pembaca sedari awal diajak untuk langsung terlibat secara emosional pada novel ini. Bagaimana tidak, kalo Anda cowok tentu akan suka dengan beberapa cerita ANYA di awal novel. Apa yang terjadi antara ANYA dengan pacarnya ANDRE, hmmm…. I don’t want to spoil the surpize….he he…

Novel ini memang bercerita tentang JINGGA mulai dari sebelum dia menjadi pramugari hingga menjadi seorang pramugari resmi. Yang menarik, menurut saya, bukan perjalanan JINGGA dalam karirnya sebagai pramugari, namun lebih ke arah gejolak kehidupan dan berbagai pertanyaan dalam kehidupannya. Bagaimana tidak, JINGGA termasuk muslimah yang taat dan rajin beribadah, namun dia merasakan adanya ‘kekosongan’. Nah peran ANYA sebagai sahabatnya menjadi hal yang aneh… mengapa seorang ANYA yang punya definisi sendiri tentang dosa bisa memberikan berbagai macam ‘petuah’ bagi seorang JINGGA. Dan tentu saja JINGGA menjadi keheranan juga (saya juga heran, he he), walau akhirnya JINGGA bisa menerima beberapa ‘petuah’ tersebut…

Di sisi laen, AW juga mengangkat peran besar seorang ibu dalam membesarkan dan mendidik anaknya, JINGGA, hingga mau tidak mau JINGGA harus berani menghadapi kerasnya kehidupan… Peran ibu JINGGA ini hampir sampe separo novel tersebut dan saya kira kita semua setuju, bahwa sosok IBU adalah yang tidak mungkin kita lupakan sepanjang hayat hidup kita…

Kita juga bisa belajar dari ibu JINGGA ini, tentu saja salah satunya dengan memberikan petuah atau nasehat yang sangat berharga kepada JINGGA melalui budaya jawa. Ingat bahwa JINGGA itu asalnya Solo atau Surakarta.

“Baik dan salah itu relatif. Kalau kamu ingat serat Wulang Reh karya Pakubuwono IV, ada tertulis …bener luput, ala becik lawan begja cilaka mapan saking badan priyangga, dudu saking wong liya, pramila den ngati-ngati, sakeh dirgama singgahan den eling” – nasehat dari ibu JINGGA.

Lantas bagaimana dengan ayah JINGGA, wow kalo yang satu ini JINGGA sangat membencinya… sangat membencinya sehingga berperan dalam menguatkan kebencian JINGGA kepada cowok, hmmm apa iya? Apakah kebencian JINGGA kepada cowok itu sepenuhnya benar atau hanya ungkapan emosi permukaan saja? Artinya dalam lubuk hatinya, JINGGA tidak benar-benar benci dengan cowok… inilah di sepanjang cerita AW menuturkan dan membuat kita menemukan jawabannya… bukankah dalam kehidupan kita juga pernah mengalami? Bilang benci tapi rindu… bilang cinta tapi tak suka… dan seterusnya…

Mulai saat itu aku benci kepada laki-laki. Aku tidak mau dekat dengan laki-laki. Bagiku semua laki-laku sama saja, hanya ingin tubuh dari seorang wanita. Aku juga mulai hati-hati terhadap siapa saja. [ungkapan emosi JINGGA]

Terus mengapa JINGGA sampe membenci ayahnya? Karena menikahi wanita laen atas saran dan ijin dari istrinya alias ibu JINGGA itu sendiri, lha kok bisa… ha ha tentu saja Anda bisa baca alasan dan apa yang terjadi sebenarnya di novel tersebut….

Oke, saat sesekali JINGGA mengungkapkan masa lalu-nya pada waktu SMP, saya sudah menduga apa yang telah terjadi, walaupun akhirnya setelah pengakuan JINGGA hal yang saya duga tersebut tidak sepenuhnya benar, tapi pada prinsipnya sama saja, pelecehan seksual! Namun pelecehan seksual yang mungkin tidak seperti yang Anda duga saat membaca tulisan ini…

Lantas bagaimana dengan PURI (pacar IGO), dia juga sahabat dari JINGGA, hanya saja lebih parah daripada ANYA. Apanya yang lebih parah? Tentu saja Anda saya minta untuk membacanya langsung… he he… Namun JINGGA juga banyak belajar dari PURI, walaupun harus mengalami suatu peristiwa yang sama sekali tidak mengenakkan… PURI berpikir bahwa apa yang dilakukannya merupakan bentuk ekspresi atau emosi yang bisa memuaskan hasratnya…

“Aku juga tidak tahu yang terjadi pada diriku. Semula Igo memang hanya mainanku. Ia hanya alat pemuasku. Tapi…, kini aku yang tidak bisa lepas darinya. Aku… Aku benar-benar jatuh cinta… Ia benar-benar sudah masuk dalam hidupku.” Ungkap Puri…

Ada juga seorang ALVIN, kenalan baru JINGGA, seorang pramugara senior… yang akhirnya juga menjadi bagian dari curhat atau kehidupan JINGGA itu sendiri… dan endingnya sangat menarik serta kontroversial dengan paradigma kehidupan JINGGA itu sendiri… Hmmm mungkin Anda sudah bisa menebak-nebak apa yang terjadi antara JINGGA dan ALVIN, dan maaf jika tebakan Anda bisa jadi keliru…. ha ha…

Oya hadir juga mas Gede, seorang paranormal… menjadikan alur cerita semakin menarik diikuti, walaupun kemunculan-nya ada di bagian-bagian menjelang akhir…

Dari segi alur cerita, wajar dan natural, namun ada sesuatu yang luar biasa dalam alur cerita yang wajar dan natural tersebut. Novel ini memang novel DEWASA! Anda yang terbiasa dengan paradigma kehidupan yang biasa-biasa saja akan dibuat mengernyitkan dahi dan mulai berpikir lantaran pertanyaan-pertanyaan kehidupan JINGGA dan beberapa penjelasan dari ANYA! Dan bisa jadi Anda akan mengatakan… INI NOVEL SESAT! atau barangkali INI BENAR-BENAR NOVEL KHUSUS DEWASA atau barangkali INI NOVEL EDAN! Apapun itu, saya pribadi sangat menikmati cerita (nyata) yang dituturkan mas Agung Webe, sahabat saya…

“Cinta memang harus buta. Yang belum buta bukan cinta. Cinta itu tidak mengenal pertimbangan, tidak mengenal untung rugi. Ia mau melakukan apa saja untuk cintanya. Tidak memikirkan lagi siapa yang dicintainya, tetapi yang dituju adalah rasa cinta itu sendiri. Itulah cinta.” Jelas Anya.

Saya berharap jika Anda membaca novel ini, nantinya akan Anda dapatkan sebuah pencerahan dalam kehidupan, walaupun harus dengan cara yang mungkin tidak Anda sukai, atau bahkan memang Anda sukai dan harapkan…

Diperlukan kedewasaan dalam membaca dan mengikut alur cerita novel “Diary Pramugari” ini… Dan saya bersyukur sekali bisa mendapatkan sahabat seperti mas Agung Webe dan juga berterimakasih sudah mau-maunya menulis novel khusus dewasa ini dengan berbagai macam resiko yang akan beliau hadapi… termasuk menjadi novel BEST SELLER!! Terima kasih… dan selamat membaca…!

Buku-buku Agung Webe lainnya bisa klik disini. Sedangkan buku yang saya yang laris antara lain bisa klik disini.

Bagaimana Saya bisa ke Jepang? Gratis lagi…! 1 Desember 2011

Posted by agfi68 in DUIT, mindset, pendidikan.
Tags: , , ,
6 comments

Jepang atau Negeri Sakura merupakan salah satu negara impian tujuan saya setelah saya pernah melakukan perjalanan ke beberapa negara Eropa, baik dalam rangka tugas belajar maupun mengikuti pelatihan 9-10 tahun yang lalu… Yeaah… sangat lama berselang…

Memang saat saya mengimpikan bisa ke Jepang saya sedang terlibat sebuah bisnis yang sebenarnya sangat menjanjikan dan melihat para senior dalam bisnis tersebut bisa meraih impian jalan-jalan ke luar negeri (termasuk Jepang) membuat saya memiliki impian untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri (lagi), salah satunya ke Jepang. Usaha dan upaya pun dilakukan, kerja keras pun dimulai, namun setelah beberapa tahun tidak banyak memberikan hasil yang diharapkan, saya memutuskan bahwa bisnis tersebut mungkin memang tidak cocok dengan saya. Allah Yang Maha Kuasa menunjukkan bahwa saya tidak pas dengan bisnis tersebut. Inilah salah satu bentuk kasih sayang-Nya kepada saya… Alhamdulillah…

Setelah berjalan beberapa tahun, saya tidak terlalu memusingkan maupun memikirkan impian saya ke Jepang, walaupun beberapa teman sahabat sempat jalan-jalan ke Jepang dan memberikan saran agar saya juga bisa kesana. Akhirnya, saya disibukkan untuk menyelesaikan S3, melakukan riset, menulis buku dan lain sebagainya. Pemaksaan untuk selesai S3 juga merupakan tanda atau Life Sign dari Yang Maha Memiliki Jagat ini. Sebelum menyelesaikan S3, awal tahun 2008, saya diajak sahabat saya seangkatan sewaktu kuliah untuk mengerjakan riset bahkan sampai membuat satelit. Dalam batin saya tertawa, ha ha apa bisa? Yang bener? Tapi karena yang mengajak adalah sahabat saya sendiri, why not? Kita buat saja proposal dengan melibatkan rekan-rekan lain dari perguruan tinggi yang berbeda. Dengan penuh semangat kita buat proposal penelitian tersebut dan kita ajukan agar bisa didanai…

Luar biasa hasilnya… ternyata proposal kita DITOLAK! Ya ditolak! Dan pada tahun 2009 akhir, entah ada angin dari mana, saya diundang untuk memberikan presentasi tentang desain kontrol satelit menggunakan mikrokontroler ARM di Surabaya. Pada saat itulah beberapa orang dari ITB, ITS, PENS, UGM serta LAPAN ditambah dengan beberapa mahasiswa TU Delft bertemu untuk membentuk INSPIRE (Indonesian Nano Satellite Platform for Research and Education) yang akhirnya mencoba mengusulkan pendanaan ke Kementerian Pendidikan Nasional pada waktu itu (akhir 2009).

Alhamdulillah tahun 2010 gayung bersambut, INSPIRE akhirnya mendapatkan kucuran dana dari DIKTI, hingga tahun 2011. Dan pada tahun itulah saya menyelesaikan S3 saya, alhamdulillahirobbil’alamin. Inilah yang saya sering tulis di status facebook, agar kita selalu berjalan di belakang-Nya, menyesuaikan dengan segala petunjuk-Nya.

Akhirnya waktu berjalan hingga tahun 2011, dan waktu itu saya sebenarnya saya sudah agak lupa dengan impian jalan-jalan ke Jepang. Pertengahan tahun saya mendapatkan tugas menjadi Ketua Umum Komurindo 2011 yang diakhiri dengan penuh pengalaman. Dan yang penting lagi, ada tawaran mengikuti pelatihan selama 35 hari di Jepang dalam rangka sosialisasi pembuatan Satelit (CLTP2) di bulan Nopember-Desember 2011. Aha! Saya jadi ingat kembali impian tersebut, dan barangkali inilah cara saya bisa pergi ke Jepang, gratis lagi! Oke, saya langsung menyatakan kesanggupan, saya langsung take action! Mengikuti beberapa serangkaian tes, akhirnya, dengan ijin dan kebesaran Allah SWT, saya diterima! Alhamdulillahirobbil’alamin…

Akhirnya tanggal 11 Nopember 2011 saya berangkat ke Jepang (memakan waktu sekitar total 9 jam dari Yogyakarta hingga Narita, Chiba, Jepang) dan mengikuti CLTP2 (termasuk jalan-jalan di Jepang, he he). Pengalaman menjadi ketua di Komurindo 2011 juga menyiapkan diri saya dalam mengikuti CLTP2, karena inti dari kegiatan ini adalah terlibat langsung dalam pelatihan membuat payload untuk balon maupun roket dalam kerangka pendidikan persatelitan… Semua berjalan dengan pas dan selaras… Alhamdulillahirobbil’alamin…!

105 1086

Berfoto bersama partisipan lainnya di CLTP2 (ada 10 negara peserta, termasuk Indonesia) di Nihon University, Japan

Coba Anda perhatikan sekelumit kisah hidup saya tersebut, ada beberapa yang saya garis bawahi, memang membutuhkan waktu sekitar 7-8 tahun untuk mewujudkan impian tersebut. Dan jika kita bisa tahu ‘rumus‘-nya atau ‘pola‘-nya, tentu saja prosesnya bisa dipercepat… Insya Allah.

Bagaimana dengan Anda? Share pengalaman Anda melalui komentar di artikel ini… Semoga bisa membawa manfaat bagi sesama… amin…

ditulis di Katsutadai, Chiba, Jepang – 01 Desember 2011.

Kisah Sebatang Bambu … 24 September 2011

Posted by agfi68 in mindset.
Tags: , , ,
add a comment

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya.
Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?”

Batang bambu menjawabnya, “Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu.”

Sang petani menjawab, “Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur.”

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam….., kemudian dia berkata kepada petani, “Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”

Petani menjawab batang bambu itu, ” Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari
semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.”

Akhirnya batang bambu itu menyerah, “Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki.”

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa
saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih berganti tak habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk menjadi indah di
hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa, Allah sedang membuat kita sempurna untuk di pakai menjadi penyalur berkat. Dia sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak berkenan bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul.

Sesuai kapasitasnya! 19 Agustus 2011

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , , ,
2 comments

Sahabat yang baik hati, saat kita membeli BBM untuk kendaraan kita, kita memesan bisa dalam rupiah, bisa juga dalam liter. Untuk motor biasanya saya mengisi dengan satuan 10.000 rupiah, tidak peduli masih sisa berapa tangki bensin motor saya, ada pula orang yang minta full, atau mungkin 2 liter saja dan seterusnya. Intinya kita membeli dengan kerangka berpikir KAPASITAS , terserah, bisa rupiah bisa liter. Jika tangki BBM kita 10 liter, sedangkan kita bisa minta mengisikan 10 liter atau terbiasa dengan rupiah, 45.000 rupiah. Naik turunnya harga BBM tetap saja kita bicara 45.000 rupiah, jika harga BBM naik, bisa jadi 45.000 rupiah setara dengan kurang dari 10 liter, sedangkan jika harga turun (jarang sekali) tentu saja bisa lebih dari 10 liter, demikian seterusnya…

Ini analogi kehidupan kita, KAPASITAS! Bagaimana dengan KAPASITAS kita?? Jika kita merasa memiliki kapasitas digaji, misalnya, 10 juta per bulan, eh terlalu besar ya? Oke dech, 2 juta per bulan, maka tidak peduli laju inflasi minus maupun plus tetap saja kapasitas kita seperti itu. Tidak peduli harga barang sehari-hari naik, ya gajinya berkisar segitu saja. Akhirnya kita merasakan kesulitan, jika kesulitan ini tidak kemudian kita cari dan lakukan solusinya, tentu akhirnya menjadi zona ‘nyaman’ kita, believe it or not!

Coba ingat-ingat kembali dengan doa-doa kita, apakah kita sudah berupaya untuk menyesuaikan kapasitas diri kita dengan doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah Yang Maha Kuasa?

Jika kita berdoa agar mendapatkan penghasilan 30juta per bulan, apakah kita sudah memulai dengan mencoba menyesuaikan diri dengan gaji tersebut, berupaya bekerja dan berusaha yang sesuai dengan ukuran gaji 30juta per bulan? Ataukah kita hanya berpangku-tangan dan berdiam diri saja…?

Sahabat yang baik hati, adakalanya kita lupa jika kita berdoa harus disertai dengan keyakinan dan usaha upaya untuk mewujudkan doa-doa tersebut. Jika, misalnya, setelah berdoa kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama ada peluang untuk mewujudkannya apakah akan kita biarkan saja? Tentu saja tidak…! Namun seringkali kita sendiri tidak menyadari akan peluang tersebut, karena kita jauh lebih banyak mengeluh dan mengeluh, sehingga hati kita menjadi tidak peka lagi…

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir…” (QS. Al Ma’arij (70): 19-21)

Marilah sahabat yang baik hati, kita berupaya untuk menjadi pribadi-pribadi, insan-insan yang berkualitas, baik dengan iptek maupun imtaq. Semoga kejayaan Umat Islam bisa kita raih bersama, amin…

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita…

19 Romadlon 1432H – 19 Agustus 2011

Jurus Dahsyat Marketing: Powerful Promise 13 Februari 2011

Posted by agfi68 in bisnis, DUIT.
Tags: , ,
add a comment

Setelah ulasan saya tentang Ultimate Advantage dan Sensational Offer, sekarang saatnya membahas tentang Powerful Promise atau saya singkat PP! Apakah PP itu? PP adalah janji atau garansi yang dahsyat luar biasa, contohnya…

Perhatikan Alfa dan Carefour. Mereka (pernah) memberikan PP dengan cara yang luar biasa, antara lain penawaran yang sangat menarik kepada para konsumen, di antaranya…

Kami akan mengembalikan selisihnya apabila Ada bisa menemukan yang lebih murah dibandingkan tempat lainnya!

Namun bagaimana dengan yang dilakukan Hypermart?

Kami akan mengganti dua kali lipat dari selisihnya apabila Anda menmukan yang lebih murah daripada toko kami!

Bagaimana menurut Anda, manakah yang paling powerful? Tentu saja cara terakhir ini lebih sensasional dan powerful dan memang kenyataannya memang seperti itu, mengundang tanggapan yang luar biasa dari pelanggan. Plus untuk produk-produk tertentu diberi tanda atau gambar kaca pembesar dan diberikan penawaran, “Silahkan cek harganya dan bandingkan dengan tempat lain, kalau ternyata Anda sudah membeli di tempat kami dan harganya lebih murah di tempat lain yang bisa Anda buktikan dengan struk belanjanya dalam jangka waktu tertentu, kami akan menggantinya 2 kali lipat dari selisihnya!”

Dalam hal ini memang Hypermart menjamin produknya lebih murah dibandingkan dengan produk dari para pesaingnya. Apakah kemudian Hypermart mengalami kerugian? Tentu saja tidak! Garansi pengembalian hanya berlaku 15 hari, mengingat yang namanya harga bisa naik, bisa turun tergantung kondisi pasar. Bayangkan saja jika ada produk Hypermart seharga Rp. 1.000,00 sedangkan di tempat lain harganya Rp. 975,00, maka Hypermart cukup mengembalikan Rp. 50,00 saja bukan? Dua kali lipat dari selisihnya.

(lagi…)

Jurus Dahsyat Marketing: Sensational Offer 10 Februari 2011

Posted by agfi68 in bisnis, DUIT.
Tags: , ,
add a comment

Jika dalam artikel sebelumnya saya membahas tentang Ultimate Advantage, maka saat ini kita akan langsung mempelajari tentang Sensational Offer atau disingkat SO! Apakah SO itu? SO adalah penawaran yang dahsyat luar biasa, penawaran yang sensasional! Bagaimana bentuknya? Ada tiga macam, yaitu:

  1. Diskon,
  2. Hadiah, dan
  3. Limit (terbatas waktu atau terbatas jumlahnya)

Bagaimana dengan kasus buku saya “Tip dan Trik Mikrokontroler AT89 dan AVR” (yang terbit pada tahun 2010)?

Jika dicermati, buku saya tersebut adalah buku pertama di Indonesia (setahu saya) yang memberikan bonus berupa Video pembelajaran Mikrokontroler AT89 senilai Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) plus tambahan bonus lainnya, ini adalah Sensational Offer dalam bentuk HADIAH dan sekaligus Ultimate Advantage dari produk saya. Artinya hanya dengan membeli buku tersebut seharga Rp. 48.000,00 (empat puluh delapan ribu rupiah), pembeli yang bersangkutan akan mendapatkan bonus senilai lebih dari Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah), luar biasa! Hasilnya, alhamdulillah jadi best seller lagi…! Segera ke toko buku untuk mendapatkannya atau langsung pesan disini.

Dari beberapa pengalaman, hadiah ternyata selalu lebih baik daripada diskon. Jika Anda memberikan diskon sebesar 100 ribu, biaya yang Anda keluarkan juga sebesar 100 ribu. Akan tetapi jika Anda memberikan hadiah sebesar 100 ribu, bisa jadi biaya yang dikeluarkan hanya 50 ribu atau bahkan kurang, atau bila Anda habiskan 100 ribu, bisa jadi kesannya mencapai 500 ribu. Tentu saja akan jauh lebih baik jika Anda berikan dua-duanya, diskon dan hadiah! Perhatikan contoh kasus pemasaran dari buku saya tersebut.

Saya juga menjual produk Pembelajaran Mikrokontroler dalam bentuk PROMO yang berhadiah ebook “Mudah Menguasai Pemrograman Mikrokontroler AVR menggunakan Bascom AVR” senilai Rp. 200.000,00 dengan harga GRATIS, hanya saja untuk 10 paket saja, barangkali saat Anda mengunjungi website saya tersebut, stock untuk promo tersebut sudah habis! (Klik disini sekarang juga atau Anda yang rugi!). Ini adalah bentuk LIMIT (terbatas jumlahnya).

Strategi lain untuk penjualan ebook tersebut adalah dalam bentuk penjualan paket, Anda bisa mendapatkan ebook tersebut dengan harga yang sangat spesial hanya Rp. 50.000,00 dengan membeli paket AVR Basic Trainer v.20 (silahkan klik disini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut). Ini adalah salah satu bentuk sensational offer yang bisa dilakukan.

(lagi…)

Jurus Dahsyat Marketing: Ultimate Advantage 7 Februari 2011

Posted by agfi68 in bisnis, DUIT.
Tags: , ,
3 comments

Tung Desem WaringinAda tujuh jurus yang diajarkan mentor saya, pak Tung Desem Waringin, dalam Marketing revolution-nya, yang nomor satu adalah Fokus pada USP. Apakah USP itu? Biasanya USP merupakan kepanjangan dari Unique Selling Proposition, maksudnya adalah, dalam melakukan suatu proses pemasaran, kita harus memiliki perbedaan dengan yang lainnya.

Hanyasaja, yang pernah diajarkan pak Tung, kepanjangan dari USP adalah Ultimate Advantage, Sensational Offer dan Powerful Promise. Dalam artikel ini saya bahas dulu Ultimate Advantage.

Ultimate Advantage merupakan bentuk keunggulan dari produk kita dibandingkan produk lain yang sama atau mirip. Sekali kali lagi, KEUNGGULAN. Jika kita sudah tidak lagi memiliki keunggulan itu artinya kita masuk dalam bidang usaha komoditas. Jika kita bergerak dalam bidang usaha komoditas, tentu saja akan cukup sulit bagi kita untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar, karena hanya memberikan margin keuntungan yang tipis.

(lagi…)

Ujung-ujungnya Mencari Nikmat, Menghindari Sengsara… 18 Januari 2011

Posted by agfi68 in DUIT, ikhlas, mindset.
Tags: , , , , ,
1 comment so far

Intinya sama saja, manusia, pada dasarnya, berusaha untuk selalu mencari nikmat, menghindari sengsara. Kalau bisa dapet nikmat tanpa harus sengsara, artinya bagaimana carnya bisa mewujudkan impian tanpa harus bekerja keras, bahkan kalo perlu gak pake kerja…

bersyukur-mengikat-nikmat

Wah, kok sebegitu enaknya ya? Apakah mungkin? Mungkin! Cuman probablitasnya sangat kecil, rata-rata orang sukses juga melakukan usaha-usaha, kerja cerdas, kerja keras untuk mewujudkan impian-impian mereka.

Mengapa mereka bisa sukses seperti itu? Ya kembali pada pernyataan yang saya tulis di awal artikel ini, misalnya, apakah Anda berani berjalan di sebuah papan dengan lebar kurang dari 50cm yang diletakkan di antara dua gedung dengan ketinggian lebih dari 1000m? Coba bayangkan, ih mengerikan, apalagi hembusan anginnya cukup kencang…

Coba bayangkan! Wah nyerah aja dech… juga buat apa sich kok kayak kurang kerjaan aja…

(lagi…)

Belajar Kehidupan dari Mahapatih Gadjahmada yang Muslim (?) 3 Januari 2011

Posted by agfi68 in mindset.
Tags: , , , , , ,
5 comments

Pernah kubertanya, mengapa kampusku diberi nama Universitas Gadjah Mada, sementara itu (sampai artikel ini kutulis) belum ketemukan minimal filosofi kehidupan Gadjahmada (biografik klik disini, novel-nya disini), baik di website UGM, maupun di leaflet-leaflet-nya.

patung gajah madaAkhirnya kutemukan filosofi kehidupan Mahapatih Gadjamada di dalam buku yang ditulis oleh sahabatku sendiri mas Herman Sinung Janutama dalam bukunya “Kesultanan Majapahit: Fakta Sejarah yang Tersembunyi” yang ditebitkan oleh LHK PDM Yogyakarta. Tulisan ini tidak sekedar mencuplik apa yang ditulis beliau, namun saya coba untuk mennguraikan sebatas kemampuan yang saya miliki, dengan tujuan agar kita bisa belajar dan mengambil hikmah positif dari pelajaran-pelajaran di masa lalu.

Ok, jika kita mendengar Gadjahmada, maka apa yang ada dalam pikiran kita adalah Sumpah Amukti Palapa:

“Saya tidak akan merasakan Palapa sebelum Nuswantara seperti Seram, Tanjungpura, Haru, Pahang, Dompo, Sunda, Bali, Palembang, Tumasik (Singapura) masuk dalam wilayah Majapahit” (Janutama, 2010)

Adapun filosofi dari Gadjahmada ada 3 (tiga) yang utama, jarang sekali kita ketahui. Apa saja? Sapta Dharma Gadjahmada, Catur Dharmaning Nerpati dan Dharmaning Pandawa Lima.

Sapta Dharma Gadjahmada

Seorang kestariya suci hendaknya memiliki 6 (enam) sifat, yaitu:

  1. Abhikamika, seorang kstaria suci pengemban praja hendaknya zahid, berkepribadian gung, luhur, berakhlak mulia, rendah hati dan membela kepentingan kawulo alit.
  2. Prajna, seorang kstaria suci pengemban praja hendaknya bijaksana sehinga menjadi suri teladan yang baik bagi kawulo alit.
  3. Usaha, seorang kstaria suci pengemban praja harus tulus ikhlas, lillahi ta’ala dalam berupaya.
  4. Atma Sampat, seorang kstaria suci pengemban praja harus seorang insan kamil.
  5. Sakya Samanta, seorang kstaria suci pengemban praja harus memiliki pandangan yang bersih dan suci, mampu menyelami hakekat hidup dan kehidupan.
  6. Aksudra Parisakta, seorang kstaria suci pengemban praja harus bertingkah laku seprti orang biasa, sederhana, apa adanya, lugu, tidak sombong, tidak neko-neko, tidak tinggi hati, tidak merasa sebagai orang hebat atau megalomania.

(lagi…)

Apakah Tuhan itu ada?? 16 Desember 2010

Posted by agfi68 in DUIT, mindset.
Tags: , ,
1 comment so far

Segala Puji hanya milik Dzat yang Maha Mulia, yang memberikan mahlukNya begitu banyak nikmat yang Allah SWT sendiri nyatakan “menghitung-hitung nikmatKu pun engkau tidak akan mampu”.. Terlebih lagi nikmat “Iman dan Islam” yang akan mengantarkan kita ke negeri kekal lagi abadi yaitu SurgaNya Allah SWT tapi sangat sedikit kita bersyukur.

Shalawat dan Salam kepada Baginda Rasulullah SAW, Kekasih Allah juga para ahlul bait dan para sahabat2 beliau yang kita sebagai ummatnya, saudara seIman mereka di masa sekarang ini belum pernah melihatnya tapi tetap merasakan kehadirannya dan senantiasa merindukan perjumpaan dengannya.

Dikisahkan seorang profesor di sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan, “Apakah Tuhan Benar-benar menciptakan segala sesuatunya?”

Seorang siswa dengan berani menjawab, “Ya, Dia yang menciptakan segala sesuatu”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor. “Ya pak” jawab siswa.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan memang menciptakan segala sesuatu, maka Tuhan menciptakan kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa sebenarnya kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan adalah kejahatan”.

Mahasiswa itu terdiam dan tidak menjawab hipotesis profesor. Profesor itu merasa menang dan bangga bahwa sekali lagi dia telah membuktikan bahwa agama hanya mitos.

Seorang mahasiswa lain mengangkat tangannya dan berkata, “Profesor, boleh saya menanyakan sesuatu?”. “Tentu saja” jawab profesor. Mahasiswa itu berdiri dan bertanya,

(lagi…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.